Laporan Hasil Pandangan Monitoring Kegiatan Desa

By Furwoko 01 Des 2025, 09:24:15 WIB Kabar Kecamatan
Laporan Hasil Pandangan Monitoring Kegiatan Desa

Keterangan Gambar : Foto: Kegiatan Kasi Pemberdayaan Masyarakat Kecamatan Krayan Tengah (Kolen Dawat, S.Pd)


Pa,Yalau.30 November 2025.

LAPORAN HASIL PANDANGAN MONITORING KEGIATAN DESA

Kasi Pemberdayaan Masyarakat Desa Kecamatan Krayan Tengah

Baca Lainnya :

Lokasi: Desa Pa Yalau

1. Pendahuluan

Pada tanggal 29 November 2025, saya selaku Kasi Pemberdayaan Masyarakat Desa Kecamatan Krayan Tengah melaksanakan kegiatan monitoring dan evaluasi (monev) terhadap pelaksanaan program ketahanan pangan Desa Pa Yalau, khususnya kegiatan pembukaan lahan dan pengembangan peternakan kerbau desa yang dikelola oleh BUMDes Sejahtra melalui perubahan APBDes Tahap 2 Tahun 2025.

Kegiatan monitoring ini bertujuan untuk melihat langsung progres di lapangan, memastikan kesesuaian pelaksanaan dengan perencanaan, serta memberikan pandangan dan rekomendasi untuk keberlanjutan program.

2. Gambaran Umum Lokasi Kegiatan

Desa Pa Yalau merupakan desa yang sebagian wilayahnya berada di dalam kawasan Taman Nasional Kayan Mentarang (TNKM), sehingga setiap kegiatan pembangunan harus memperhatikan aspek konservasi. Lokasi peternakan kerbau desa berada pada area pemanfaatan tradisional yang telah digunakan masyarakat secara turun-temurun.

Secara umum, kondisi geografis Desa Pa Yalau cukup mendukung untuk pengembangan peternakan kerbau karena memiliki:

ketersediaan hijauan pakan alami, topografi yang Belum sesuai untuk penggembalaan Ternak yg semestinya hidup berdampingan dengan masyarakat. Sumber air yang memadai, serta dukungan masyarakat yang tinggi terhadap program.

3. Temuan Monitoring di Lapangan

Berdasarkan hasil peninjauan dan diskusi bersama Pemerintah Desa, BUMDes Sejahtra, dan masyarakat, terdapat beberapa poin penting sebagai berikut:

1. Pembukaan Lahan Berjalan Terukur dan Terkendali

Proses pembukaan lahan belum dilakukan secara Budaya Dan Adat.dengan tetap terdapat dalam batas kawasan TNKM. ditemukan aktivitas yang melanggar zona taman nasional. Pembukaan lahan hanya dilakukan pada area yang telah disepakati sebagai wilayah pemanfaatan tradisional.

2. Pembangunan Kandang dan Penataan Area Peternakan

Kandang kerbau telah dibangun secara bertahap dengan konstruksi sederhana namun kokoh. Area penggembalaan juga sudah ditata dan dipisahkan untuk memudahkan pengelolaan ternak.

3. Kesiapan Masyarakat dalam Pengelolaan Peternakan

Masyarakat Desa Pa Yalau menunjukkan antusiasme yang tinggi. Mereka terlibat dalam pembangunan kandang, pembukaan lahan, dan persiapan yg lain. Pengetahuan lokal masyarakat mengenai ternak kerbau juga menjadi nilai tambah bagi keberhasilan program.

4. Peran Aktif BUMDes Sejahtra

BUMDes Sejahtra bekerja cukup baik dalam mengelola persiapan usaha, termasuk pendataan lahan, penyediaan tenaga kerja, serta merencanakan sistem pemeliharaan ternak yg belum kami dapat dari Desa. Struktur kelembagaan BUMDes dinilai mampu menerima tanggung jawab untuk menjalankan program ini.Namun administrasi sangat dibutuhkan dalam transparansi keuangan yg baik.

5. Komitmen terhadap Konservasi TN Kayan Mentarang

Pemerintah desa dan masyarakat menunjukkan kesadaran yang tinggi terhadap pentingnya menjaga kelestarian lingkungan. Mereka merasa  bahwa kegiatan ini memasuki kawasan terlarang dan akan terus berkoordinasi dengan pihak TNKM.

4. Penilaian Umum

Secara umum, pelaksanaan kegiatan ketahanan pangan Desa Pa Yalau melalui pengembangan peternakan kerbau desa berjalan baik dan sesuai perencanaan Desa. Kegiatan ini dinilai:

Relevan dengan kebutuhan pangan dan ekonomi masyarakat,Namun tetap butuh komitmen yang tinggi. Selaras dengan potensi desa, Adaptif terhadap aturan konservasi TNKM, Mendorong pemberdayaan masyarakat, Serta memperkuat kelembagaan desa dan BUMDes.

Program ini memiliki prospek yang sangat baik untuk dikembangkan menjadi usaha desa jangka panjang yang dapat meningkatkan Pendapatan Asli Desa (PADes) dan kesejahteraan masyarakat.

5. Rekomendasi

Berdasarkan hasil monitoring, beberapa rekomendasi yang perlu diperhatikan ke depan adalah:

1. Melanjutkan koordinasi rutin dengan Balai TNKM untuk memastikan kegiatan selalu sesuai aturan konservasi.

2. Memberikan pelatihan lebih lanjut kepada masyarakat dalam hal manajemen pakan, kesehatan ternak, dan pembibitan.

3. Menyusun rencana usaha BUMDes yang lebih rinci agar keberlanjutan usaha peternakan dapat terjamin.

4. Meningkatkan pendataan dan pelaporan kegiatan agar proses monitoring ke depan lebih mudah dan akurat.

5. Menambah fasilitas pendukung peternakan, seperti gudang pakan, pagar penggembalaan, dan tempat penampungan air.

6. Penutup

Monitoring pada tanggal 29 November 2025 ini memberikan gambaran bahwa Desa Pa Yalau memiliki potensi besar dalam pengembangan peternakan kerbau desa sebagai program ketahanan pangan. Keterlibatan aktif masyarakat, komitmen pemerintah desa, serta kesiapan BUMDes Sejahtra menjadi faktor utama keberhasilan program ini.

Saya berharap kegiatan ini terus dilaksanakan secara berkelanjutan, tetap menjaga kelestarian lingkungan, dan dapat menjadi model pembangunan desa yang seimbang antara ekonomi dan konservasi alam.

 

Penulis: Kolen.Dawat,S.Pd (Kasi Pemberdayaan Masyarakat Desa

Kecamatan Krayan Tengah)




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment

Sekilas Info

  • TAMPI adalah salah satu kerajinan tangan atau anyaman yang diproduksi oleh ibu-ibu PKK (Pemberdayaan

    🕔28 Nov 2025
  • Krayan Tengah Juara I Masakan Tradisional Dalam Rangka HUT Kab Nunukan Ke-60 Di Krayan

    🕔27 Nov 2025

Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Instagram, Youtube dan dapatkan informasi terbaru dari kami disana.