Tanaman Jewawut/Binamud
”Tanaman Jewawut/Binamud di Kecamatan Krayan Tengah”

By Viran 27 Nov 2025, 15:08:43 WIB Kabar Kecamatan
Tanaman Jewawut/Binamud

Masyarakat di kecamatan Krayan Tengah sampai saat ini masih rutin menanam jewawut di sekitar ladang mereka, atau menanam jewawut di bagian luar lahan padi dan jagung. Setelah panen sebagian besar masyarakat di kecamatan Krayan Tengah mengolah jewawut menjadi berbagai makanan olahan seperti kue, bubur dan kolak yang siap di santap ketika sarapan pagi atau di sela-sela waktu santai pada saat sore dan malam hari, namun selain untuk konsumsi rumah tangga, jewawut juga di jual ketika ada permintaan dari para penampung yang siap di pasarkan ke negara tetangga Malaysia.

Jewawut merupakan jenis tanaman pangan selain beras, sorgum, singkong (ubi kayu) dan jagung, yang merupakan sumber korbohidrat. Di Indonesia beberapa jenis tanaman ini pada beberapa daerah masih dijadikan sebagai makanan pokok khususnya jewawut, namun di kecamatan Krayan Tengah tanaman ini di manfaatkan masih sebatas sebagai makanan tambahan, dan tidak untuk dimanfaatkan sebagai makanan pokok meskipun pada saat kekurangan atau kehabisan pasokan beras di 11 desa kecamatan Krayan Tengah.

Masyarakat lokal menyebut jawawut sebagai binamud, dan sudah sejak lama di perkenalkan pada masyarakat krayan secara turun temurun.Mengutip pertanian.go.id, jewawut diperkenalkan ke Indonesia oleh orang Tionghoa yang bermigrasi (berpindah) sekitar 3000-an tahun yang lalu. Tanaman ini kemudian menyebar ke berbagai wilayah Indonesia, termasuk Krayan, dan sejak itu jewawut mulai di kenal dan dijadikan sebagai sumber pangan dan pakan ternak. Jewawut / binamud menjadi makanan pokok di beberapa daerah seperti di Kaluppini, Enrekang, pulau Rote, Pulau Sumba dan Nusa Tenggara Timur.

Baca Lainnya :

    Berdasarkan informasi Wikipedia Indonesia bahwa tanaman jawawut adalah sejenis serealia berbiji sangat kecil (milet), dan tanaman semusim seperti rumput yang pernah menjadi makanan pokok masyarakat di benua Asia Timur dan Asia Tenggara dan Asia pada umumnya sebelum budidaya padi dikenal orang.

    Pada umumnya masyarakat di kecamatan Krayan Tengah menaman dan memanen tanaman jewawut (binamud) satu kali dalam setahun, dengan produksi terbesar berada di desa Long Padi. Permintaan setiap tahun meningkat khususnya dari para pengusaha guna memenuhi kebutuhan pasar serta konsumen negara Malaysia dan bahkan Brunai Darussalam yang akan di olah menjadi berbagai produk makanan pengganti nasi hingga dibuat bubur atau tepung untuk kue dan roti. Penampung menghargai jewawut/binamud sekitar Rp 100.000 per kilogram dari petani, sehingga hal ini membuat petani semakin bergairah untuk membudidayakan jenis tanaman tersebut khususnya masyarakat di 11 desa yang berada di sekitar kecamatan Krayan Tengah.

    Dengan demikian tanaman jewawut / binamud di kecamatan Krayan Tengah cukup mencuri perhatian pasar karena kaya akan gizi, tidak rentan terhadap hama dan dapat tumbuh di lahan kering /minim air apalagi di lahan yang lembab seperti kondisi lahan sekitar kecamatan Krayan Tengah. Guna mengangkat kembali kekayaan lokal begitupun juga memperkuat ketahanan pangan, maka kecamatan Krayan Tengah mendorong desa Long Mutan dan sekitarnya untuk menjadi percontohan (role model) penanaman jewawut/binamud sebagai simbol ketahanan pangan di kecamatan Krayan Tengah selain beras, jagung, sorgum serta berbagai produksi sayur mayur, buah-buahan termasuk produksi hasil peternakan dan perikanan masyarakat guna menekan dan menghindari kerentanan pangan di kecamatan Krayan Tengah, dan di harapkan akan menjadi salah satu lokus/lokasi lumbung pangan di Krayan Raya.

    Penulis : Virandy




    Video Terkait:

    Write a Facebook Comment

    Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

    View all comments

    Write a comment

    Sekilas Info

    • TAMPI adalah salah satu kerajinan tangan atau anyaman yang diproduksi oleh ibu-ibu PKK (Pemberdayaan

      🕔28 Nov 2025
    • Krayan Tengah Juara I Masakan Tradisional Dalam Rangka HUT Kab Nunukan Ke-60 Di Krayan

      🕔27 Nov 2025

    Temukan juga kami di

    Ikuti kami di facebook, twitter, Instagram, Youtube dan dapatkan informasi terbaru dari kami disana.