- Pengembangan Sistem Informasi Desa dan Kecamatan, di Kecamatan Krayan Tengah
- Pengangkatan Pertama Paruh Waktu
- HIMBAUWAN KEPADA MASYARAKAT MENJELANG NATAL DAN TAHUN BARU
- Isu Pembangunan Kecamatan Krayan Tengah
- Peran Kegiatan KKI WARSI dalam Pengembangan Website Desa dan Kecamatan di Krayan Tengah
- Gotong Royong Semenisasi Halaman Kantor Kecamatan Krayan Tengah
- Sejarah Beras Adan di Krayan
- SOA Barang Kabupaten Nunukan
- Laporan Hasil Pandangan Monitoring Kegiatan Desa
- Pemeliharaan Hewan Kerbau di Kecamatan Krayan Tengah
Sejarah Beras Adan di Krayan

Beras Adan merupakan salah satu varietas padi tertua yang
dibudidayakan oleh masyarakat Dayak Lengilo di Dataran Tinggi Krayan
Tengah.Kabupayen Nunukan.Kalimantan Utara. Sejarahnya diperkirakan sudah
berlangsung ratusan tahun, jauh sebelum hadirnya pertanian modern di wilayah
tersebut. Beras ini tumbuh sebagai bagian penting dari kehidupan masyarakat
Krayan—baik dalam aspek pangan, budaya, maupun identitas.
Menurut cerita turun-temurun, nenek moyang Lengilo membawa
benih padi Adan ketika pertama kali menetap di dataran tinggi pegunungan.
Mereka memilih varietas ini karena tahan terhadap kondisi alam Krayan Tengah
yang sejuk, memiliki tanah subur, dan memiliki sistem air pegunungan yang
bersih. Sejak saat itu, benih Adan dipertahankan secara murni tanpa
persilangan, sehingga karakter rasa, aroma, dan teksturnya tetap terjaga hingga
kini.
Selama berabad-abad, proses penanaman Beras Adan dilakukan
dengan metode pertanian tradisional yang ramah lingkungan. Sistem ini
mengandalkan irigasi alami, rotasi ladang, serta penggunaan pupuk organik dari
alam.serta Hewan ternak kerbau.Keaslian metode inilah yang membuat Beras Adan
memiliki cita rasa gurih dan wangi yang sangat khas.Penanaman Secara Gotong
Royong (ngeduduk)
Baca Lainnya :
- SOA Barang Kabupaten Nunukan0
- Laporan Hasil Pandangan Monitoring Kegiatan Desa0
- Pemeliharaan Hewan Kerbau di Kecamatan Krayan Tengah0
- Tanaman Jewawut/Binamud 0
Penanaman dilakukan secara bersama-sama dalam kelompok
warga.jemaat dan Desa.Sistem ini memastikan Proses penanaman lebih cepat
Tanaman tumbuh serempak.Hubungan sosial masyarakat tetap kuat.Perawatan Tanpa
Bahan Kimia
Seluruh proses perawatan dilakukan secara organik Penyiangan
manual.
Pengelolaan gulma tanpa pestisida.Pemanfaatan hewan lokal
dan ekosistem alami untuk mengendalikan hama.Panen dengan Cara Tradisional
Panen dilakukan ketika bulir padi menguning sempurna.
Biasanya menggunakan:
Alat tradisional seperti ani-ani (sabit kecil).sistem
Pengeringan di bawah sinar matahari agar kualitas terjaga.
Metode panen yang lembut menjaga butiran beras tetap utuh
dan harum alami.
Penulis : Kolen Dawat


.jpeg)