Pemeliharaan Hewan Kerbau di Kecamatan Krayan Tengah

By Marjelina 28 Nov 2025, 14:40:34 WIB Kabar Kecamatan
Pemeliharaan Hewan Kerbau di Kecamatan Krayan Tengah

Keterangan Gambar : Foto: Hewan Kerbau Long Padi


Setiap perjalanan dan mampir ke 11 desa yang berada di kecamatan Krayan Tengah, mata selalu di nyamankan dengan pemandangan alam krayan yang cantik, perbukitan yang berbaris indah, sungai krayan yang mengalir tenang, dengan anak-anak sungainya yang deras membentang jauh dari hulu ke muara krayan, bebatuan yang terjal namun memancarkan pesonanya, pasir sungai yang berkilau, pepohonan dan berbagai jenis aneka tanaman menghijau di bawah terik dan dinginnya udara, beragam hewan, persawahan luas yang tersebar pada setiap desa, suasana pedesaan sekitar lembah pegunungan krayan yang damai dengan sambutan ramah dan hangat dari penduduknya membuat siapapun yang berkunjung terhipnotis dengan pesona alam dan budaya serta adat istiadat nya.

Namun di tengah kehidupan penduduknya dan alam bak permadani hijau membentang tersebut, kita pasti melihat dan memandang sekitaran padang rumput di tengah pedesaan dan tidak jauh dari persawahan terdapat hewan kerbau, baik yang sedang sendirian di ikat oleh pemilik, maupun sedang berkelompok berkubang pada kolam yang berlumpur dan hangat. Pemandangan ini hampir di jumpai pada 11 desa di kecamatan Krayan Tengah, sehingga keberadaan ternak kerbau menambah ikonik tersendiri yang melekat pada alam krayan di samping berbagai potensi lokal unggulan lainnya yang di miliki.

Masyarakat di kecamatan Krayan Tengah secara turun temurun sudah terbiasa memelihara hewan kerbau sebagai hewan ternak besar selain mereka beternak ayam kampung, ayam potong dan burung, begitupun dengan jenis ternak lainnya seperti babi.Pemeliharaan hewan kerbau pada masyarakat Krayan untuk pemenuhan kebutuhan konsumsi daging ketika acara besar seperti pernikahan, syukuran desa dan acara adat, hewan ini juga di manfaatkan oleh masyarakat untuk kerja seperti  membajak sawah, dan mengangkut serta menarik kayu. Tidak jarang hewan kerbau juga di gunakan sebagai modal untuk mas kawin, denda adat serta investasi untuk biaya pendidikan anak yang sedang sekolah dan kuliah.

Baca Lainnya :

Menurut data Badan Pusat Statistik (BPS) kabupaten Nunukan tahun 2024, sebaran populasi kerbau di Krayan sekitar 1.541 ekor, meskipun berdasarkan data tersebut kepadatannya mengalami penurunan. Namun menurut masyarakat permintaan hewan kerbau semakin tinggi dari masyarakat luar untuk kebutuhan acara adat, dan resepsi pernikahan, begitupun kebutuhan di wilayah Krayan itu sendiri.

Pembeli kerbau melalui makelar tersebut berdatangan ke 11 desa kecamatan Krayan Tengah guna melakukan penawaran dan berunding harga dengan para peternak, setelah sesuai maka kemudian kerbau tersebut di tarik oleh mereka selama dua malam satu hari berjalan kaki dari desa Binuang ke desa Semamu, dan sampai di desa tersebut barulah kerbau di angkut oleh mobil atau  Long Boat ke Malinau.

Jika ada kebutuhan hewan kerbau, masyarakat luar khususnya di provinsi Kalimantan Utara dan daerah lainnya, mereka sebagian besar mencari kerbau di kecamatan Krayan Tengah, untuk harga kerbau Jantan dewasa sekitar Rp 18 - Rp 20 juta per ekor dengan berat sekitar 500 – 600 Kg, untuk kerbau betina dewasa dengan berat sekitar 300 – 400 kg di hargai sekitar Rp 10 – Rp 12 Juta per ekor.

Hewan kerbau di Krayan khususnya di kecamatan Krayan Tengah merupakan jenis kerbau rawa yang telah di perlihara secara turun temurun oleh masyarakat, dan merupakan bagian dari tradisi masyarakat Krayan. Pada dasarnya sistem pemeliharaan kerbau di tanah Krayan memliki sistem pemeliharaan yang unik bernama kalang yaitu kandang di tengah rawa.Namun seiring berjalannya waktu lambat laun tradisi kalang semakin di tinggalkan, dan kerbau peliharaan hanya di ikat serta di gembalakan pada hamparan padang rumput luas sekitar desa, atau di tinggalkan pada kolam-kolam kubangan dengan ikatan tali yang kuat supaya tidak lepas liar dan di biarkan begitu saja dari terpaan panas dan dinginnya cuaca namun hewan kerbau tersebut tetap memiliki daya tahan tubuh yang sangat kuat dan tetap terhindar dari berbagai penyakit seperti kulit dan menular lainnya.Pada kondisi ini kebiasaan pemilik kerbau hanya memindahkan dari tempat satu ke tempat lainnya sekitar padang penggembalaan yang tidak miskin rerumputan sebagai pakan.

Alam Krayan yang selaras dan menyatuh dengan budaya masyarakat telah memberikan kenyamanan dan ketentraman bagi pemeliharaan hewan kerbau dari generasi ke generasi, sehingga pada akhirnya hewan kerbau berkembang biak dengan baik di lingkungan alam yang lestari dan memberikan kehidupan bagi masyarakat setempat, bukan hanya sekedar memiliki nilai ekonomi, dan peranannya sebagai tenaga kerja, namun keberadaan populasi hewan kerbau di kecamatan Krayan Tengah khususnya, juga memberikan sumbangsih terbentuknya suatu peradaban dan kebudayaan itu sendiri. Salam Lestari.

Kontributor: Marjelina





Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment

Sekilas Info

  • TAMPI adalah salah satu kerajinan tangan atau anyaman yang diproduksi oleh ibu-ibu PKK (Pemberdayaan

    🕔28 Nov 2025
  • Krayan Tengah Juara I Masakan Tradisional Dalam Rangka HUT Kab Nunukan Ke-60 Di Krayan

    🕔27 Nov 2025

Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Instagram, Youtube dan dapatkan informasi terbaru dari kami disana.