- Pengembangan Sistem Informasi Desa dan Kecamatan, di Kecamatan Krayan Tengah
- Pengangkatan Pertama Paruh Waktu
- HIMBAUWAN KEPADA MASYARAKAT MENJELANG NATAL DAN TAHUN BARU
- Isu Pembangunan Kecamatan Krayan Tengah
- Peran Kegiatan KKI WARSI dalam Pengembangan Website Desa dan Kecamatan di Krayan Tengah
- Gotong Royong Semenisasi Halaman Kantor Kecamatan Krayan Tengah
- Sejarah Beras Adan di Krayan
- SOA Barang Kabupaten Nunukan
- Laporan Hasil Pandangan Monitoring Kegiatan Desa
- Pemeliharaan Hewan Kerbau di Kecamatan Krayan Tengah
PAWAI BUDAYA KRAYAN
Krayan Tengah Mengikuti Pawai Budaya

Dalam Rangka Memeriakan HUT Ke 26 Tahun Kabupaten Nunukan, Krayan Tengah Tampil Sebagai Salah Satu Peserta Pawai Budaya dengan berbagai macam aksesoris dan atribut budaya yang ada dikalangan masyarakat.
Dengan Tema Mengenal Budaya Krayan Tengah........
Pada awalnya dulu berburu itu dilakukan oleh nenek moyang kita dgn sangat sederhana: awalnya dulu mereka memakai batu, lalu memakai benda2 tajam seperti tulang yg tajam, bambu yg di potong memakai batu, karena awalnya dulu mereka belum mengenal besi. Setelah beberapa ribu tahun kemudian mereka sudah mengenal besi dan peralatan berburu mereka mulai lebih maju, dan terus berkembang sampai peralatan yg modern smpai saat ini antara lain yaitu:
Baca Lainnya :
1. Busu' (tombak)
2. Po'ot ( sumpit)
Dan Pada mulanya dulu nenek moyang manusia Dayak Lengilo' hidup secara langsung menikmati berbagai macam ragam tumbuh2an yg ada hidup secara bebas di hutan, namun dlm perjalanan waktu yg sangat panjang karena mereka selalu berulang kali utk mengambil atau memetik berbagai macam tanaman atau tumbuh2an tsb dari hutan dlm kehidupan bebas, maka mulailah timbul dari pikiran mereka utk mencoba utk menanam berbagai macam tanama itu dekat disekitar tempat tinggal mereka, sehingga dlm perjalanan waktunya tanaman2 yg mereka tanam dan dipelihara dgn baik dpt mempermudah mereka utk memanen hasilnya ketimbang dulunya mereka harus setiap hari pergi kehutan utk mencarinya... dan budaya berkebun berladang/membuat sawa mampu bertahan hingga sekarang dan sekarang telah menjadi budaya yg dilakukan pada setiap tahun dengan menggunakan beberapa peralatan pendukung antara lain :
1. Parang
2. Cangkul
Secara simbolis Ulong Da'a merupakan tanda kemakmuran dan kesejahteraan masyarakat Dayak Lengilo' secara umum di mana tanah yg secara turun temurun dijaga oleh tiap generasi, dan simbol alam bahwa alam merupakan tempat makluk hidup berada dan masyarakat Dayak lengilo' bergantung pada alam sekitarnya, seperti alat mengambil ikan di Sungai antara lain:
1. Bubuh
2. Mering
3. Taleb
4. Pukat
5. Jalah
6. Panci
7. Perel


.jpeg)